Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal serta Kelebihan dan Kekurangannya

Posted by Ekonomi Bisnis on Rabu, 11 Juli 2018

Sesuai dengan namanya, sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang sangat mengagungkan kebebasan dalam kegiatan ekonomi. Dalam sistem ekonomi liberal, setiap tiap individu untuk melakukan segala kegiatan ekonomi tanpa adanya campur tangan pemerintah. Sistem ekonomi liberal atau yang biasa juga disebut sistem ekonomi kapital beranggapan bahwa dengan memberikan kebebasan kepada setiap pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan ekonomi dalam rangka mencari keuntungan yang setinggi-tingginya, maka pada waktu yang bersamaan masyarakat juga akan memperoleh keuntungan.

Ciri-ciri utama yang ada di dalam sistem ekonomi liberal atau kapitalis adalah :
  1. adanya kebebasan kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan produksi, meliputi jenis barang dan jasa yang akan diproduksi, bentuk perusahaan, penentuan harga, dan lain-lain.
  2. masyarakat diberikan kebebasan luas dalam melakukan kegiatan konsumsi.
  3. masyarakat diberikan kebebasan untuk menentukan bagaimana sumber daya ekonomi akan digunakan. 
  4. segala bentuk kegiatan produksi yang dilakukan oleh produsen dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan bahkan terkadang harus mengorbankan para pekerja dengan memberi upah rendah.
  5. campur tangan negara dalam sistem ekonomi dibatasi.
  6. adanya persaingan yang mendorong setiap produsen untuk selalu mengehasilkan barang dan jasa terbaik.

Sistem ekonomi liberal atau kapitalis ini mendorong produsen untuk menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan keinginan pembeli demi mengejar keuntungan. Bahkan, demi  mengejar keuntungan dan profit tersebut terkadang para produsen mengabaikan kesejahteraan buruh dengan menekan biaya produksi serta memberi upah rendah kepada karyawannya. 

Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal serta Kelebihan dan Kekurangannya


Kebebasan dalam sistem ekonomi liberal juga menimbulkan banyaknya kompetitor dan pesaing dalam kegiatan produksi. Akibatnya, para produsen melakukan kegiatan produksi yang tidak efisien hingga akhirnya muncul pesaing baru yang akan  berusaha memenangkan persaingan bisnis dan pada akhirnya akan mengambil alih usaha tersebut. Para pemain bisnis lama yang tidak efisien dalam melakukan kegiatan produksi serta lemah dalam melakukan inovasi akan ditelan dalam persaiangan keras sistem ekonomi kapitalis atau liberal.

Dalam sistem ekonomi kapitalis, produsen akan menggunakan banyak faktor produksi yang bisa diperoleh dari masyarakat, terutama faktor produksi tenaga kerja. Masyarakat yang bekerja pada produsen akan mempeoleh balas jasa berupa upah atau gaji, para investor atau pemilik modal akan memperoleh bunga dan potensi menjadi pemegang saham terbesar perusahan, sedagkan para pemilik tanah akan mendapatkan biaya sewa.

Sistem ekonomi kapitalis memberikan kebebasan yang sangat besar kepada produsen untuk menentukan harga. Dampaknya adalah kesenjangan sosial yang sangat mudah terlihat antara kaum miskin dan kaya.

Berikut ini kelemahan dari sistem ekonomi kapitalis (liberal) :
  1. keinginan dan persaingan untuk memperoleh keuntungan besar terkadang harus dilakukan dengan mengeksploitasi tenaga kerja di bawah umur yang dibayar dengan upah rendah demi menekan biaya produksi serendah-rendahnya.
  2. kebebasan mendorong pihak-pihak tertentu untuk melakukan kecurangan demi memonopoli perdagangan agar bisa memperoleh keuntungan besar. 
  3. kesenjangan sosial yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin karena tidak adanya pemerataan pendapatan di masyarakat.


Kebaikan sistem ekonomi pasar bebas adalah sebagai berikut :
  1. adanya kebebasan bagi setiap individu untuk melakukan kegiatan produksi 
  2. individu memiliki hak milik atas alat-alat produksi
  3. persaingan antarprodusen mendorong terjadinya inovasi dalam menghasilkan barang dan jasa yang efektif dan efisien untuk kebutuhan masyarakat.
  4. produsen hanya memroduksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. 

Sistem ekonomi liberal lahir seiring dengan gagasan Adam Smith. Ia berpendapat bahwa “Kemakmuran bangsa akan terjamin jika setiap orang diberi kebebasan untuk menentukan sendiri, apa, berapa, di mana, dan bagaimana melakukan kegiatan ekonomi” pemikirannya tersebut dimuat dalam buku An Inquiri into  the Nature and Causes of the wealth of Nations. Menurut  para penganut sistem ekonomi pasar, sitem perekonomian liberalis adalah  sistem perekonomian yang paling tepat diterapkan di dunia untuk mendorong kesejahteraan bangsa-bangsa di dunia.

Dengan adanya sistem ekonomi liberal,  maka campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian bisa dibatasi. Pemerintah hanya berperan dalam penentuan regulasi secara umum, sedangkan masalah produksi dan konsumsi bebas ditentukan oleh setiap individu melaui pertimbangan sendiri tanpa adanya campur tangan pemerintah. 

Harga barang dan jasa yang diproduksi bebas ditentukan oleh produsen dengan mempertimbangkan hubungan antara permintaan dan penawaran. Produsen berhak dan bebas menentukan jenis dan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi, konsumen yang menjadi sasaran barang hasil produksi serta cara melakukan distribusi barang dan jasa. Pemerintah  juga memberi kebebasan dalam penggunaan sumber-sumber ekonomi kepada produsen dalam sistem ekonomi liberal atau sistem ekonomi kapitalis.

Blog, Updated at: Juli 11, 2018

2 komentar: