Tujuan dan Sasaran Kebijakan Ekonomi Makro

Posted by Ekonomi Bisnis on Selasa, 02 Januari 2018

Untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan perkembangan kondisi ekonomi secara keseluruhan suatu negara, maka pemerintah melakukan kebijakan ekonomi makro. Ada 3 bentuk kebijakan ekonomi makro yang menjadi sasaran kebijakan ekonomi makro yaitu kebijakan fiskal dan kebijakan moneter dari segi permintaan serta kebijakan dari segi penawaran, seperti kebijakan kenaikan pendapatan. Berikut ini adalah beberapa tujuan ekonomi makro yang ingin dicapai oleh negara-negara di dunia, terutama negara-negara berkembang.

Membuka lapangan kerja

Salah satu tujuan mulia dari kebijakan ekonomi makro adalah menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, maka pengangguran bisa diserap pada sektor-sektor yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Masalah penganggran memang merupakan masalah pelik yang tidak diinginkan oleh siapa pun dan oleh negara manapun.

Meningkatkan Kapasitas Produksi Dalam Negeri 

Kapasitas produksi nasional merupakan kemampuan suatu negara dalam meningkatkan produksi nasional yang nantinya akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi suatu negara. 

Meningkatkan Pendapatan Nasional 

Pendapatan nasional diukur berdasarkan produk domestic bruto, atau jumlah barang yang diproduksi dalam satuan waktu tertentu, biasanya satu tahun. Tingkat pendapatan nasional yang tinggi mencerminkan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yang akhirnya akan dapat meningkatkan kemakmuran dan pendapatan per kapita suatu negara. 

Menjaga Keseimbangan Neraca Pembayaran Luar Negeri 

Kebijakan ekonomi makro yang dilakukan pemerintah haruslah bisa meningkatkan ekspor dan mengurangi impor. Dengan demikian, maka neraca pembayaran nasional akan mengalami surplus, bukannya defisit. Salah satu sumber pendapatan dari luar negeri adalah devisa dari para pekerja kita di luar negeri.  

Menjaga Kestabilan Keadaan Perekonomian 

Kestabilan perekonomian yang dicapai dapat berupa kestabilan tingkat pendapatan, kestabilan tingkat kesempatan kerja, dan kestabilan tingkat harga barang yang berlaku di pasar. Meskipun kestabilan ekonomi ini sulit dicapai, karena pada dasarnya kegiatan perekonomian bersifat fluktuatif. Bahkan negara sebesar Amerika Serikat pernah mengalami krisis ekonomi pada tahun 2008. Ada juga Yunani yang mengalami krisis ekonomi parah hingga bangkrut. 

Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi

Dengan adanya kebijakan ekonomi makro, maka tujuan pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi bisa tercapai. Kebijakan ekonomi makro dari segi penawaran berpotensi untuk meningkatkan produksi dalam negeri. Jika hal ini bisa dipertahankan dan dipraktekkan dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi akan tercapai seiring dengan meningkatnya produksi.

Pemerataan Distribusi Pendapatan 

Ketimpangan antara masyarakat kaya dengan masyarakat miskin dan kelas menengah harus di atasi agar tidak terjadi kecemburuan sosial dan perbuatan kriminal dan kejahatan. Salah satu tujuan dari kebijakan ekonomi makro adalah meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga terjadi pemeratan distribusi pendapatan.

Tujuan dan Sasaran Kebijakan Ekonomi Makro

Menekan Laju Tingkat Inflasi 

Kenaikan angka inflasi bisa memberikan manfaat kepada produsen untuk meningkatkan produksi. Akan tetapi, jika angka inflasi terlalu tinggi, maka akan meningkatkan harga barang di pasaran sehingga menurunkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah bersama-sama dengan banik Indonesia mengeluarkan kebijakan moneter yang bisa meredam laju inflasi terlalu tinggi.

Pada dasarnya, kebijakan ekonomi makro yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian. Kebijakan ekonomi makro jika dilakukan dengan baik akan menciptakan kepuasan bagi masyarakat. 

baca juga :

Blog, Updated at: Januari 02, 2018

0 komentar:

Posting Komentar