Pengertian Faktur dalam Akuntansi

Posted by Ekonomi Bisnis on Jumat, 26 Januari 2018

Faktur dalam kegiatan jual beli adalah salah satu bukti otentik telah terjadinya sebuah transaksi perdagangan. Dalam perdagangan biasa dalam kehidupan sehari-hari misalnya di pasar tradisional, kegiatan jual beli tidak memiliki faktur. Akan tetapi ketika kita mencoba belanja online, maka kita akan menemukan faktur atau biasa disebut dengan invoice atau e-Faktur. Faktur yaitu suatu perincian pengiriman barang kepada pembeli yang terkait dengan pembayaran.

Pengertian faktur secara umum adalah bukti tagihan dari penjual kepada pembeli atas transaksi perdagangan yang telah terjadi. Faktur pada umumnya berisi nama pelanggan,alamat, nomor pemesanan, barang-barang yang diperjualbelikan termasuk jenis dan modelnya, biaya-biaya, dan lain-lain sebagainya. Tidak ada bentuk baku dari faktur, oleh karena itu setiap perusahaan memiliki bentuk faktur yang berbeda-beda. Terkadang dalam transaksi barang yang dikirimkan tidak sesuai pesanan, maka dengan adanya faktur, pembeli memiliki bukti untuk melakukan retur pembelian.

Faktur umumnya dibuat 3 rangkap, satu untuk penjual, satu untuk pembeli dan satunya lagi disimpan pada buku faktur. Seiring dengan perkembangan teknologi dan mulai populernya budaya belanja online, saat ini faktur telah dibuat dalam bentuk elektronik. E-Faktur memiliki keguaan yang sama dengan faktur pada umumnya.

Beberapa keguaan faktur dalam transaksi ekonomi antara lain:
  • Memberikan informasi lengkap mengenai daftar barang-barang yang dibeli oleh pembeli
  • Memberikan informasi lengkap mengenai jumlah pembayaran yang harus dibayarkan pelanggan.
  • Bukti komplain bagi pelanggan jika barang-barang yang dipesan tidak sesuai.
  • Dapat menjadi rujukan jika barang yang diperjualbelikan akan dijual kembali ke pihal lain.
  • Menjadi rujukan sah untuk dimasukkan dalam buku transaksi pengeluaran.
  • Bagi pengusaha, faktur menjadi bukti transaksi jual beli.
  • Faktur menjadi bukti melakukan penagihan kepada pelanggan.

contoh faktur dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

pengertian dan contoh faktur dalam akuntansi


Ada 3 bentuk faktur secara umum, yaitu faktur biasa, faktur performa dan faktur konsuler. Faktur biasa umum digunakan dalam transaksi perdagangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan faktur performa biasanya digunakan dalam transaksi perdagangan di mana pembeli belum menerima seluruh barang pesanannya. Biasanya dilakukan bertahap hingga semua barang terkirim kemudian akan diberikan faktur utuh atau faktur biasa. Faktur performa hanyalah faktur pengganti dan akan diganti jika seluruh barang telah terkirim. Sedangkan faktur konsuler digunakan dalam transaksi perdagangan internasional dan harus mendapatkan legislasi dari negara tujuan impor.


Blog, Updated at: Januari 26, 2018

0 komentar:

Posting Komentar