Pengertian dan Ciri Ciri Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market) serta Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Sempurna

loading...
loading...
Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang terdapat mobilitas sempurna dari sumber daya serta adanya pengetahuan yang sempurna baik pembeli maupun penjual, sehingga kekuatan permintaan dan penawaran dapat bergerak bebas. Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen sangat banyak dan hampir tidak terbatas. Contoh pasar persaingan sempurna antara lain bursa efek atau pasar modal atau pasar uang. 

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna 


Adapun ciri-ciri pasar persaingan sempurna secara umum adalah sebagai berikut: 
  1. Jumlah pembeli dan penjual sangat banyak. 
  2. Barang yang diperdagangkan bersifat homogen. 
  3. Terdapat kebebasan keluar masuk pasar (free entry dan free exit), baik bagi pembeli maupun penjual.
  4. Tidak ada hambatan  dalam mobilitas sumber ekonomi dari satu usaha ke usaha lain. 
  5. Kurva permintaan yang dihadapi seorang produsen adalah garis lurus horizontal, artinya harga cenderung stabil walaupun jumlah barang yang terjual mengalami perubahan. 
  6. Penjual dan pembeli memahami keadaan pasar secara sempurna.
  7. Pembeli dan penjual bebas mengadakan perjanjian, tanpa ada campur yangan pemerintah. 
  8. Pemerintah tidak ikut campur tangan tentang harga, baik langsung maupun tidak langsung. 

pasar persaingan sempurna


Ciri-ciri pokok pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut :

1. Terdapat banyak sekali penjual (perusahaan) dan pembeli

Karena terdapat banyak sekali penjual dan pembeli, masing-masing tidak dapat menentukan harga(price taker). Harga terbentuk dengan kesepakatan antara kedua belah pihak (mekanisme pasar). Berbeda dengan ciri utama pasar monopoli yang hanya terdapat satu penjual.

2. Produk-produk homogen (persis sama)

Barang yang dihasilkan oleh para produsen homogen, persis sama baik dalam bentuk, warna, kualitas, dan lain-lain sehingga produk yang satu merupakan substitusi yang sempurna bagi produk dari produsen yang lain.

3. Bebas keluar masuk pasar

Dalam pasar persaingan sempurna baik penjual maupun pembeli bebas untuk keluar masuk pasar, tidak ada aturan tertentu yang membatasi hal tersebut. Karena dengan adanya batasan dan hambatan akan mengurangi persaingan.

4. Penjual dan pembeli mengetahui kondisi pasar secara sempurna 

Masing-masing penjual maupun pembeli dapat memperoleh informasi dengan cepat dan tepat tentang perubahan harga dan produk sehingga masing-masing tidak dapat menjadi penentu harga.

5. Faktor-faktor produksi bergerak bebas

Faktor-faktor produksi bergerak bebas tidak dikuasai oleh salah satu atau beberapa produsen saja sehingga tidak ada pihak yang dapat menentukan harga secara sepihak.

6. Tidak ada campur tangan pemerintah

Adanya campur tangan pemerintah akan menimbulkan batasan- batasan dan hambatan untuk terbentuknya persaingan sempurna.

Konsekuensi dari ciri-ciri persaingan sempurna adalah sebagai berikut.
  1. Masing-masing penjual hanya berperan sebagai price taker (penerima harga). 
  2. Kurva permintaan yang dihadapi oleh setiap penjual secara individual berbeda dengan kurva permintaan pasar. Permintaan pasar berslop negatif (menurun), sedangkan kurva permintaan yang dihadapi horizontal. 
  3. Produsen tidak terlalu bersaing satu sama lain karena adanya homogenitas produk dan banyaknya produsen. 
  4. Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga.


Sebagai implikasi dari ciri-ciri tersebut, maka seorang produsen tidak dapat mengubah harga pasar yang berlaku. Seorang produsen hanya sebagai pengambil harga (price taker). Dan dalam jangka pendek hal penting yang harus diperhatikan oleh produsen yang berada pada pasar persaingan sempurna adalah menentukan jumlah produksi yang dapat mendatangkan keuntungan maksimum. Hal tersebut dapat tercapai jika pendapatan marjinal (MR) sama dengan biaya marjinal (MC) dan juga sama dengan harga outputnya.

Dalam jangka panjang, perusahaan-perusahaan akan menambah skala produksinya dan tidak menutup kemungkinan adanya perusahaan-perusahaan baru yang masuk dalam industri jika ada keuntungan lebih (harga jual atau P di atas biaya rata- rata atau AC). Akibatnya penawaran output di pasar akan bertambah dan mendorong harga turun sampai pada posisi di mana harga jual sama dengan biaya produksi. Akhirnya keuntungan menjadi normal, dan hal ini akan merangsang adanya perluasan kapasitas produksi maupun pendirian pabrik baru. Keadaan tersebut dinamakan ekuilibrium jangka panjang (harga jual atau P sama dengan biaya rata-rata atau AC minimum). 

Kebaikan dan Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna 

Kebaikannya antara lain sebagai berikut :
1) Pembeli sangat mengetahui harga pasar sehingga sangat kecil terjadi kerugian atau kekecewaan. 
2) Konsumen merasa sejahtera, karena bebas memasuki pasar. 
3) Terdapat persaingan murni, karena barang yang diperjual- belikan homogen. 
4) Harga cenderung stabil karena keadaan pasar dapat diketahui sebelumnya. 
5) Mudah memilih atau menentukan barang yang diperjual- belikan.
6) Barang yang diproduksi dapat diperoleh dengan ongkos yang serendah-rendahnya. 

Pada pasar persaingan sempurna tidak tampak kegiatan saling menyaingi antarpenjual Penjual tidak mungkin mengadakan persaingan harga dengan maksud merebut pasar karena harga pasar adalah suatu yang harus diterima masing-masing produsen.

Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga. Tidak mungkin mengubah bentuk barang untuk merebut pasar karena adanya homogenitas barang. 
Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya juga tidak menghasilkan apa-apa karena jumlah saingan sangat tidak terbatas. Konsumen tidak perlu beradu tegang tentang tawar-menawar harga barang karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh siapa pun.


Adapun kelemahan pasar persaingan sempurna dibandingkan pasar persaingan monopolistik antara lain sebagai berikut: 
  1. Hanya terdapat satu atau dua industri/pasar yang mendekati persaingan sempurna, sedang sektor yang lain banyak ketidaksempurnaan. 
  2. Terdapat faktor eksternal yang tidak diperhitungkan dalam posisi kesejahteraan optimum konsumen. 
  3. Tidak ada barang subtitusi karena bersifat homogen.
  4. Adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan informasi menyebabkan kemajuan dalam kualitas dan kuantitas serta jenis yang memaksa adanya persaingan produk antarprodusen. 
  5. Keuntungan maksimum yang diperoleh pedagang sudah dapat diprediksi sejak awal karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh pedagang. 
  6. Pasar gelap (black market) dapat muncul sewaktu-waktu.


Dalam model persaingan sempurna dapat dibedakan antara perusahaan secara individu dan perusahaan sebagai suatu industri yaitu kumpulan perusahaan yang sejenis. Kurva permintaan yang dihadapi sebuah perusahaan berbentuk garis lurus horizontal karena berapa pun permintaan harga tetap sesuai dengan kesepakatan. Namun, kurva permintaan bagi industri (pasar) tetap berbentuk normal yaitu menurun dari kiri atas ke kanan bawah.


loading...

0 Response to "Pengertian dan Ciri Ciri Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market) serta Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Sempurna"

Posting Komentar