Dampak Pengangguran terhadap Pembangunan Nasional

Posted by Ekonomi Bisnis on Rabu, 24 Januari 2018

Loading...

Loading...
Pengangguran atau orang tidak bekerja dan belum memiliki pekerjaan berdampak sangat luas, bukan hanya pada individu yang menganggur tersebut tetapi juga terhadap perekonomian negara khususnya pembangunan nasional. Menganggur bagi seorang individu pasti akan mengganggu kehidupan karena kebutuhan akan sulit dipenuhi tanpa adanya pekerjaan. Jumlah pekerja yang sangat banyak yang tidak diimbangi dengan jumlah lapangan kerja menjadi penyebab utama terjadinya pengangguran di Indonesia. Masalah tingginya jumlah pengangguran memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional. 

Seseorang yang tidak bekerja mengakibatkan terhambatnya kegiatan ekonomi keluarga. Apabila keadaan itu terjadi pada banyak keluarga, maka produktivitas yang rendah mengakibatkan produk domestik bruto (PDB) rendah. Oleh karena itu, maka masalah pengangguran adalah masalah yang selalu menjadi perhatian serius pemerintah. Berikut ini adalah beberapa dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional

Terganggunya Stabilitas Perekonomian Baik dari Permintaan Agrerate maupun Penawaran Agregate

1) Melemahnya Permintaan Agregate (Total) 

Untuk bertahan hidup maka manusia harus bekerja.Dengan bekerja, manusia akan memperoleh penghasilan untuk belanja barang dan jasa. Jika pengangguran tinggi dan bersifat struktural, maka daya beli akan menurun yang akhirnya menimbulkan penurunan permintaan agregate. 

2) Melemahnya Penawaran Agregate 

Dampak pengangguran terhadap penawaran agregate makin terasa dalam jangka panjang. Makin lama seseorang menganggur, keterampilan dan produktivitasnya akan menurun. Dampak dari permintaan agregate yang sangat lemah, mengakibatkan keseimbangan ekonomi berada di tingkat yang sangat rendah. Akibatnya tingkat produksi harus diturunkan, sehingga biaya produksi per unit akan meningkat dan penawaraan agregate menurun. Menurunnya permintaan agregate dan penawaran agregate akan mengganggu proses pembangunan yang mengancam stabilitas perekonomian. 

Terganggunya Stabilitas Sosial - Politik 

Kegiatan ekonomi yang lesu dan pengangguran yang tinggi dapat menimbulkan rasa tidak puas masyarakat pada pemerintah. Golongan yang memerintah semakin tidak dihiraukan di mata masyarakat. Berbagai tuntutan dan kritik akan dilontarkan pada pemerintah dan adakalanya disertai demonstrasi dan huru-hara. Dengan demikian kegiatan-kegiatan bersifat kriminal (pencurian dan perampokan) akan meningkat. Jenis pengangguran terbuka adalah pengangguran yang paling rentan dalam perbuatan kriminal.

Terjadinya Penurunan Tingkat Produktivitas

Jumlah pengangguran yang meningkat, terutama pengangguran konjungtural berarti ada banyak tenaga tidak terpakai. Pengangguran yang malas mencari kerja ataupun malas menciptakan lapangan kerja secara tidak langsung telah berkontribusi pada melemahnya perekonomian suatu negara.

Seandainya seluruh pengangguran tersebut lebih berpikir untuk membuka lapangan kerja, maka kita bisa membayangkan bagaimana besarnya produktivitas yang ia lakukan berdampak pada perekonomian. Pengangguran yang hanya berpetualang kemanapun tanpa arah yang jelas bisa membuka jasa travel jika ia berminat dan tentu saja meningkatkan produktivitas negara dalam mendatangkan turis asing.

Sarjana-sarjana pendidikan yang hanya menganggur dan tidak mencari kerja seharusnya bisa membuka kursus yang bisa mendatangkan keuntungan bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Rendahnya produktivitas ini salah satunya didorong oleh rasa gengsi yang tinggi, terutama bagi seorang sarjana yang lebih memilih menganggur dari pada bekerja pada sektor yang berbeda dengan bidang studinya.

Dampak Pengangguran terhadap Pembangunan Nasional

Menurunkan Pendapatan Nasional dan Penerimaan Negara

Pengangguran yang tinggi menyebabkan produktivitas yang rendah. Jika hal itu terjadi, maka penerimaan negara terutama dari pajak tentu saja berkurang. Daya beli masyarakat akan melemah, para pengusaha akan malas dan enggan untuk bekerja karena daya beli masyarakat yang melemah, ujung-ujungnya adalah berkurangnya pendapatan nasional. Pendapatan nasional yang berkurang tentu saja akan menurunkan jumlah investor, meningkatkan kesenjangan sosial dan lain-lain.

Begitu berbahayanya dampak pengangguran bagi pembangunan nasional, sehingga pemerintah di negara-negara seluruh dunia berusaha untuk menurunkan angka penganguran serendah mungkin. Pengangguran yang tinggi berpengaruh pada keinginan investor untuk melakukan investasi. 

Loading...

Blog, Updated at: Januari 24, 2018

0 komentar:

Posting Komentar