Dampak Pengangguran Terhadap Individu dan Masyarakat

Posted by Ekonomi Bisnis on Rabu, 24 Januari 2018

Pengangguran adalah status sosial yang selalu menjadi momok bagi banyak orang, terutama generasi muda. Pengangguran adalah sebuah keadaan di mana seseorang tidak memiliki pekerjaan ataupun memiliki pekerjaan tetapi tidak maksimal. Dampak pengangguran terhadap individu dan masyarakat sangat berbahaya. Oleh karena itu, setiap orang wajib untuk membekali diri dengan ilmu dan skil yang mumpuni untuk mendapatkan pekerjaan ataupun membuka lapangan kerja.

Di era moderen, kita mungkin berpikir bahwa pengangguran hanya dialami oleh orang-orang yang tidak berpendidikan. Namun, fakta menunjukkan bahwa jumlah lulusan sarjana yang menganggur sangat tinggi. Tingginya jumlah sarjana yang menjadi pengangguran disebabkan karena tidak adanya lapangan kerja yang menampung lulusan-lulusan tersebut.

Pengangguran terjadi karena banyak hal, namun yang menjadi penyebab utama tingginya angka pengangguran di Indonesia adalah kurangnya lapangan pekerjaan. Banyak pengangguran-pengangguran terdidik yang gagal menemukan pekerjaan dan gengsi untuk melakukan kegiatan usaha berakhir dengan kehidupan yang suram.

Pengangguran hidup tanpa pekerjaan, tidak menghasilkan uang, sementara di sisi lain membutuhkan kebutuhan hidup. Akibatnya, mereka akan mengandalkan orang-orang terdekat terutama keluarga untuk mendapatkan uang. Parahnya, pengangguran bisa terjebak dalam kejahatan dan perbuatan kriminal untuk mendapatkan uang. Berikut ini penjelasan mengenai dampak pengangguran terhadap kehidupan individu dan masyarakat.

Dampak Pengangguran Terhadap Individu dan Masyarakat

Dampak pengangguran terhadap individu


Seorang individu yang berstatus pengangguran biasanya akan berusaha dengan giat untuk menemukan pekerjaan yang cocok dengan keinginannya. Akan tetapi, terkadang meskipun telah mengirimkan puluhan lamaran kepada perusahaan maupun Badan Usaha Milik Negara tetap tidak menghasilkan.

Terkadang lamaran yang diajukan pengangguran tidak terbalas, terkadang lamaran ditolak, ada pula yang lamarannya diterima, akan tetapi setelah melewati tahap seleksi tetap gagal mendapatkan pekerjaan. Dalam keadaan yang terus menerus mengalami penolakan dan gagal mendapatkan pekerjaan, seorang individu akan merasa menyerah dan merasa skil dan kemampuannya memang tidak ada sehingga ia menjadi pengangguran putus asa.

Dari berbagai jenis-jenis pengangguran, pengangguran terbuka adalah jenis pengangguran yang sangat berbahaya bagi seorang individu. Terus menerus ditolak dan gagal mendapatkan pekerjaan memiliki mental yang lemah, mudah merasa depresi, merasa rendah diri di kehidupan sosial, tingkat  kepercayaan diri menurun, berjiwa anti sosial, hingga bisa terjebak dalam perbuatan kejahatan.

Dampak pengangguran terhadap masyarakat


Masyarakat yang memiliki pekerjaan mungkin merasa bahwa pengangguran tidak akan berdampak langsung pada dirinya. Akan tetapi, perlu kita sadari bahwa tingginya angka pengangguran akan merugikan dan memberi dampak bagi kita semua.

Angka pengangguran yang tinggi akan menyebabkan rendahnya pendapatan perkapita, rendahnya pertumbuhan ekonomi, hingga pada akhirnya menurunkan daya beli masyarakat. Ketika daya beli masyarakat menurun, maka semangat pengusaha akan ikut turun, jika hal itu terjadi, maka kelangkaan barang dan jasa bisa terjadi dan akhirnya harga akan meningkat dan menyebabkan terjadinya inflasi.

Dampak pengangguran bagi masyarakat sangat besar, tidak terasa memang bagi individu yang kaya dan bergelimang harta. Pengangguran akan menyebabkan terhambatnya investasi karena kurangnya tabungan masyarakat. Dampak  terburuk pengangguran bagi masyarakat adalah meningkatnya ancaman terjadinya perbuatan kriminal yang akan sangat mengganggu kehidupan masyarakat.

Blog, Updated at: Januari 24, 2018

0 komentar:

Posting Komentar