Pengertian dan Contoh Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier

Posted by Ekonomi Bisnis on Kamis, 19 Oktober 2017

Kebutuhan manusia sangat beragam. Untuk membedakan prioritas antara satu kebutuhan dengan kebutuhan lainnya, maka kebutuhan manusia dibagi menurut intensitas atau kegunaanya menjadi kebutuhan primer, kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier. Dengan mengetahui apa saja yang layak menjadi kebutuhan primer, sekunder maupun tersier, maka manusia bisa mengeluarkan penghasilannya dengan bijak.

Pengertian kebutuhan primer dan contoh kebutuhan primer


Secara umum, kebutuhan primer adalah kebutuhan yang wajib dipenuhi oleh manusia jika ingin bertahan hidup. Tanpa adanya kebutuhan primer, maka kelangsungan hidup manusia bisa terancam atau bahkan mati.

Contoh kebutuhan primer manusia yang paling umum adalah sandang, pangan dan papan atau dalam bahasa yang lebih sederhana adalah makanan, pakaian dan tempat tinggal.

Bisa kita bayangkan apa yang terjadi jika kebutuhan primer manusia ini tidak terpenuhi. Tanpa makanan dan minuman, manusia tidak akan memiliki cukup energy untuk beraktifitas. Tidak makan dalam waktu yang lama akan menyebabkan kematian.

Tanpa adanya pakaian, maka manusia bisa sulit bersosialisasi dengan manusia lainnya. Pakaian merupakan bagian dari norma sosial umumnya. Sedangkan rumah atau tempat tinggal menjadi tempat berlindung manusia dari cuaca dan iklim.

Jika manusia hidup tanpa pakaian yang layak dan tempat tinggal yang baik, maka kesehatan manusia bisa terganggu dan berdampak langsung pada kehidupan manusia tersebut. Dalam kondisi berkepanjangan, manusia tersebut bisa cepat mati.

Kebutuhan primer manusia bisa berbeda-beda, tergantung pada banyak hal, misalnya lokasi tempat tinggal. Masyarakat Indonesia umumnya memenuhi kebutuhan makanan dengan nasi, sedangkan di Indonesia bagian timur mengandalkan sagu. Lain halnya dengan masyarakat di benua Amerika yang membutuhkan gandum dan sorgum.

Pengertian kebutuhan sekunder dan contoh kebutuhan sekunder

Pengertian kebutuhan sekunder secara umum adalah kebutuhan yang akan  dipenuhi manusia jika kebutuhan primernya telah dipenuhi. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan pelengkap yang membantu menunjang kelangsungan hidup manusia.

Manusia memiliki hasrat untuk selalu tidak puas. Oleh karena itu, ketika kebutuhan primer telah dipenuhi maka ia akan mencoba memenuhi kebutuhan lainnya. Contoh kebutuhan sekunder antara lain adalah meja, kursi, lemari, kulkas, dan alat-alat rumah tangga.

Karena sifatnya yang hanya pelengkap, maka tanpa adanya kebutuhan sekunder pun manusia masih mampu untuk melangsungkan hidupnya. Kebutuhan sekunder manusia banyak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan masyarakat.

Pengertian kebutuhan tersier dan contoh kebutuhan tersier

Pengertian dan Contoh Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier


Kebutuhan tersier sering kali disebut dengan kebutuhan mewah. Kebutuhan tersier akan dipenuhi manusia jika kebutuhan primer dan sekundernya telah dipenuhi. Kebutuhan tersier dipenuhi oleh manusia untuk memenuhi ego dan gengsi mereka.

Tanpa adanya kebutuhan tersier, manusia masih bisa hidup dengan layak. Akan tetapi, bagi orang-orang yang berkantong tebal, kebutuhan tersier sangat penting untuk memenuhi kebutuhan rohani mereka. 

Contoh kebutuhan tersier antara lain adalah mobil mewah, perhiasan mahal, kapal pesiar, hingga rekreasi di tempat-tempat liburan mahal di luar negeri. Kebutuhan primer berperan untuk meningkatkan status sosial seseorang di dalam masyarakat.

Seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan primer, sekunder dan tersier telah mengalami perubahan makna. Jika awalnya yang menjadi kebutuhan primer adalah makanan, pakaian dan rumah, sekarang sudah berbeda.

Bagi seorang tukang ojek, maka sepeda motor telah menjadi kebutuhan primer. Sedangkan bagi seorang mahasiswa, laptop kini telah menjadi kebutuhan primer mereka.  Tanpa motor dan laptop, maka tukang ojek dan mahasiswa akan mengalami masalah dalam kehidupan mereka. Tukang ojek kehilangan pekerjaan sedangkan mahasiswa bisa lama di bangku kuliah.

Pergeseran makna kebutuhan primer, sekunder dan tersier terutama terjadi karena status sosial. Bagi orang miskin, smartphone, laptop, dan televisi adalah kebutuhan sekunder. Sedangkan bagi masyarakat berpendapat menengah, barang-barang tersebut adalah kebutuhan primer.

Bagi masyarakat kelas menengah, mobil mewah dan villa di tepi pantai adalah kebutuhan tersier. Sedangkan bagi masyarakat dengan pendapatan tinggi, mobil mewah, villa di tepi pantai hingga berlian dan barang-barang bermerek lainnya adalah kebutuhan primer.

Oleh karena itu, untuk bisa membedakan mana yang termasuk kebutuhan primer, sekunder dan tersier, maka kita harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi. Jangan memaksakan diri membeli barang yang belum mampu kita beli.

Di era sekarang di mana media sosial telah berkembang dan kegiatan pamer menjadi hal yang lumrah, banyak orang mencoba terlihat lebih berkelas dari kemampuan mereka sesungguhnya. Hal itu mendorong mereka mengabaikan prioritas kebutuhan primer, sekunder dan tersier.


Ketika seseorang yang seharusnya hanya bisa memenuhi kebutuhan sekunder tetapi mencoba untuk membeli kebutuhan tersier, maka mereka akan melakukan segala cara termasuk berhutang, yang ujung-ujungnya akan menyebabkan mereka mengalami kesulitan ekonomi yang lebih parah di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kita perlu bijak dalam memahami pengertian dan contoh kebutuhan primer, sekunder dan tersier.

Blog, Updated at: Oktober 19, 2017

0 komentar:

Posting Komentar